Silver Strand
Cerita mengenai stasiun , cinta , dan perjalanan
Like the little school mate in the school yard
We'll play jacks and Uno cards
I'll be your best friend and you'll be mine
Valentine
Yes, you can hold my hand if you want to
'Cause I want to hold yours too
We'll be playmates and lovers
And share our secret worlds
Sepenggal kalimat dalam lagu fergie yang sangat berarti ,, sebuah kalimat yang mengingatkan gw, lo , dan kalian akan betapa indahnya sesuatu yang disebut “something to rely on”.
Dalam sebuah perjalanannya, kereta berhenti dari satu stasiun ke stasiun lainnya. Untuk menarik penumpang dan juga untuk menurunkan penumpang. Tidak sedikit kadang pemandangan yang terlihat adalah, orang berpelukan untuk mengucapkan selamat tinggal, karena ingin pergi jauh, atau merantau ataupun mengadu nasib. Namun satu kali ada seorang pria berjalan sendirian dengan dua buah tasnya yang besar melirik ke arah orang – orang tersebut. Ia sendirian, dengan tatapan mata dingin dan juga kedua tangannya memanggul kedua tas besar tersebut. Di sisi lain ada orang yang dibantu membawakan tasnya oleh orang terkasihnya. Namun kereta sudah datang dan ia harus lekas masuk kereta untuk meneruskan perjalanannya. Dan untuk terakhir kalinya ia melihat stasiun tersebut, memfokuskan pikiran dan hatinya untuk masuk ke dalam kereta dan maju ke pemberhentian berikutnya. Dan kemudian yang terjadi adalah, ketika ia memasuki kereta, banyak sekali yang tiba tiba mengulurkan tangan dan membantunya mengangkat tas dan bersama – sama berjalan, bersenda gurau dan berbicara selama perjalanan menuju stasiun pemberhentian berikut.
Terkadang sulit untuk bisa masuk ke kereta dan meneruskan perjalanan, karena kita sulit untuk meninggalkan stasiun tersebut karena kita tidak pernah yakin apakah kita bisa dan kuat untuk berjuang mengangkat ke dua tas tersebut untuk sampai ke tujuan kita selanjutnya. Namun yang diperlukan adalah sebuah pencapaian – pencapaian kecil untuk bisa sampai ke tempat tujuan kita selanjutnya tersebut. Setiap langkah yang dilangkahkan oleh pria tersebut melangkah masuk ke dalam kereta bernilai sesuatu yang tidak terhingga.
2x kejadian yang sama terjadi pada diri gw, tanpa alasan dan tanpa pemberitahuan gw dipaksa untuk pergi dari sebuah lingkup yang gw merasa cukup nyaman , dan ini menyebabkan trauma yang cukup mendalam dalam diri gw. Sebuah trauma masa lalu yang tidak pernah bisa gw lupakan hingga sekarang, namun itulah hidup, kita harus bisa mengalir seperti air, seperti pria tersebut yang harus melangkahkan kakinya yang berat menopang kedua tas tersebut . jika mengutip kembali sebuah penggalan kalimat dari lagu fergie.
And I'm gonna miss you like a child misses their blanket
But I've got to get a move on with my life
It's time to be a big "BOY" now
And big “BOY” don't cry
---- maap diganti dikit :=)
Thx and bravo to all of us,,hope we can be @ the same train to move on our lifes =)
Pw.7
0 komentar:
Post a Comment