Silver Strand
de Beers : " a diamond is forever "
Manohara Odelia Pinot.. sebuah nama yang sedang santer dibicarakan banyak orang beberapa hari ini,, bahkan isu ini dapat menyaingi berita bercerainya partai Demokrat - golkar.. hehe. . sebuah isu yang kemudian mempertegang kembali hubungan kedua negara yang memang sedang dan semakin memanas
ya, seorang gadis cantik belia yang menikah dengan putra dari kerajaan malaysia pada umurnya yang belum mencapai batasan dewasa pada umumnya.. dari berbagai isu yang beredar , disebutkan bahwa manohara disiksa, dianiaya , bahkan disekap oleh suaminya tersebut, bahkan tidak diijinkan bertemu dengan ibunya sendiri. Dalam tayangan siang tadi, sctv menayangkan rekaman pembicaraan manohara dengan ibunya , dimana manohara terisak sangat tragis berbicara dengan ibunya.. sebuah fenomena dan pemandangan yang sangat tragis bagi kita semua. yang semakin kita membaca juga akan semakin menyayat nyayat hati kita.
Dalam beberapa hari ini di kelas ,gw merasa bahwa topik yang sedang hangat dibicarakan adalah mengenai kehidupan selanjutnya dalam berkeluarga.. ya sebuah topik yang membuat semua orang , bahkan gw juga jadi agak ketar ketir memikirkannya. tak dapat dipungkiri beberapa temen gw sudah menemukan sesuatu yang mereka anggap sebagai pasangan hidup mereka, bahkan mungkin sudah bersiap untuk melangkah ke jenjang selanjutnya. huhuhuhu setiap kali gw mendengar ini, rasa - rasanya semua tubuh gw bergejolak, perasaan seneng, takut, bingung bercampur menjadi satu. semester 6 di dunia perkuliahan merupakan saat - saat ujung untuk kita semua, dimana ini sudah dekat ke pintu gerbang "dunia".
kembali ke kasus mengenai manohara pinot, seharusnya kasus tersebut bisa dijadikan sebagai bahan acuan untuk kita semua dalam menentukan apa yang harus kita lakukan selanjutnya, dalam arti bahwa, kita tidak dapat semata - mata melihat kejelekan dan kebusukan dari putra mahkota kerajaan kelantan tersebut, tapi kita juga harus melihat dari sisi si wanita. 16 tahun dan ia memutuskan untuk menikah dengan orang yang berumur 30 tahun pada saat itu. hmm sebuah keputusan yang menurut gw luar biasa berani dari seorang wanita. banyak alasan yang menjadi penyebab ia memutuskan hal itu, dan kita mungkin tidak mengetahuinya secara pasti. Tapi gw percaya, akan yang disebut hukum sebab akibat.. kenapa manohara bisa seperti itu mungkin ada sesuatu yang ia lakukan sehingga ia tertimpa kejadian dan mendapat jodoh yang seperti itu.. ini adalah hal yang sangat krusial yang menurut gw harus kita lihat secara bersama - sama untuk menentukan apa itu perkawinan dalam kehidupan kita, tidak semata mata sebuah upacara dan mengikat hubungan semata.
pernikahan bukanlah sebuah bercandaan semata, banyak hal yang harus kita pikirkan secara matang , secara baik dan secara terencana, semua harus dipikirkan sampai ke hal yang terkecil sekalipun. ada satu kalimat yang mengganggu gw sampai sekarang " menurut gw masa untuk cari ce ato co tu sma mpe kuliah loh,, kalo dah lewat itu , dah lewat masanya" huaaaaaaaaa, posisi gw sekarang single, mungkin memang love life gw berjalan juga kurang mulus. terakhir ini ketika gw merasa menemukan "the one" she just dissapeared in a sudden dan itu membuat gw sangat terpukul dan down. Tapi kembali lagi.. gw harus menganggap ini sebuah proses berjalan sebuah proses untuk gw mendapatkan sesuatu yang tidak salah dan sesuatu yang memang benar - benar untuk gw. miris memang melihat kasus "pinot" di atas, namun menurut gw itu adalah sesuatu pembelajaran bagi kita semua untuk bisa menghargai apa yang kita bisa dan dapatkan sekarang, karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi terhadap diri kita.
buat gw dan temen - temen gw yang sekarang juga sedang mencari,, gw cuma pengen kita share mengenai hal ini, mungkin agak cengeng sih untuk ngomongin masalah ini, tapi menurut gw ini adalah salah satu masalah dalam hidup manusia. karena mau bagaimanapun ini adalah salah satu hak hakiki kita sebagai manusia. gw pengen share bagaimana kita menyikapi dan melihat berbagai macam kejadian dalam satu porsi kehidupan kita ini sebagai proses. mungkin banyak tangis, banyak jeritan, banyak keluhan mengenai sakitnyaa kehilangan seseorang. namun apakah kita bisa melihat bahwa itu adalah step dan lompatan yang kita lakukan untuk mendapatkan sesuatu yang memang akan menjadi terbaik untuk kita??
jika kita bisa melakukan itu, gw yakin suatu hari kita duduk bersama dengan anak istri kita, dan mengingat hari - hari kelam ini sambil tersenyum
seperti kata de beers " Diamond is Forever" sebuah batu yang menjadi simbol keabadian, dimana setiap pasangan mengikat janji hidup semati mereka dengan batu berlian. namun dibalik kecantikan berlian yang luar biasa tersebut, apakah kita bisa melihat sisi proses, dimana berlian ditempa sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah perpaduan kecantikan,keanggunan dan kekuatan yang tiada tara?
mari kita bersama sama menjalankan hal ini dengan senyum dan sebuah semangat yang luar biasa..
" we are still young, let's struggle for the best!!"
cheers & bravoo..
pw.7
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment