Confession of a Broken Glass

Mungkin tulisan kali ini,adalah tulisan terberat yang pernah gw buat, hampir 2 jam gw memikirkan untuk membuat tulisan ini. Mungkin hal lain yang lebih berat adalah menentukan apakah gw mau menulis ini atau tidak. Gw sebenarnya kadang pantang, untuk menulis mengenai isi dari hati dalam blogs , karena menurut gw blogs ditujukan untuk semua orang dan juga menginspirasi orang, tapi kali ini beda, gw harus dan bisa jujur sama diri gw sendiri, pada temen temen baik gw dan kepada satu hal lagi yang membuat gw sadar, siapapun itu. Sebuah blogs yang gw dedikasikan untuk sebuah langkah dan loncatan besar yang terjadi dalam hidup gw.karena gak gampang untuk menerima diri seperti ini hufffi

Impian gw jelas, wawasan gw cukup luas, gw bisa belajar dan kemudian melakukan berbagai hal, gw adalah seorang pemimpin yang cukup handal karena bisa menetralisir segala sesuatu dengan baik dan benar, gw adalah seorang editor film , gw juga seorang fotografer, dalam dunia PR gw adalah seorang yang dalam prakteknya melakukan semuanya hampir sempurna, di setiap tugas, di setiap coarsework,di setiap pengambilan keputusan, gw adalah opinion leader di antara teman – teman gw, semua orang melihat pendapat gw dengan seksama, banyak orang mengagumi tulisan – tulisan gw, sudah cukup banyak achievement dan pengakuan social yang gw dapat, gw adalah seorang pendengar yang baik dan pemberi solusi yang baik, banyak orang yang meminta pendapat gw dalam berbagai masalah mereka. Gw berhasil membangun image diri gw dengan sangat baik dan gw dapat dengan mudah dipercaya semua orang.

Namun dalam beberapa hari ini, gw benci banget sama diri gw sendiri, gw benci gw mendapatkan seluruh hal di atas, gw gak tau kenapa, mungkin banyak banget orang yang nanya sama gw , kenapa sih gw akhir – akhir ini, kenapa gw hari ini uring – uringan di kelas? Kenapa gw tiba tiba jadi pemimpin yang lousy, kenapa gw tiba – tiba tidak focus dalam menjalankan tugas dan responsibility gw. Seperti sebuah gelas yang retak, gw mencari tahu kenapa gw retak dan tinggal menunggu pecah.

Sebuah kejadian dan seseorang menyadarkan gw akan segala hal itu, kesombongan lama kelamaan menggerogoti gw,, sebuah sikap yang sangat gak bisa ditolerir , gak tau kenapa hal tersebut semakin menghantui gw, gw Cuma berusaha sekuat tenaga beberapa hari ini, memeras otak untuk mencoba berpikir menggunakan hati, apa yang jadi masalah dalam diri gw. Dari luar gw adalah sosok yang tak terlihat rapuh, namun akhir – akhir ini gw rapuh dan tinggal menunggu pecah. Minggu kemarin gw mendengar sepatah kalimat “sehebat apapun orang itu , tapi kalau ia sombong, malesin” , dari situ gw mulai agak tersentak, karena selama ini gw percaya “yaudahlah dia hebat, wajar lah dia gt” .. gw gak tau kenapa tiba – tiba semua terlihat dengan jelas di depan mata gw kalo apa yang gw percaya salah.

Dalam sebuah kesempatan minggu kemarin gw pergi dan bertemu dengan orang yang menurut gw menjadi pesaing dalam sebuah mata kuliah semester lalu, ia bertanya kepada gw dan dengan spontan gw menjawab a+ padahal there is no such a+!! kalo gw memikirkan itu.. gw malu sama diri gw sendiri dan berharap gw ditelen bumi, gw terlalu sombong karena memang gw notabene udah menang dari dia. Dan kemudian juga kita jalan dengan ce temen gw.. yang agak childish dan akhirnya gw ngmg nyerempet nyerempet ke jurusan, gw menggeneralisir kalo itu istilahnya gak bagus ato apa..dan kemudian gw juga tersentak, knapa gw bisa berbicara sesombong itu. Dan kemudian semuanya terlihat dengan jelas di mata gw apa kesalahan gw. Gw uring – uringan beberapa hari ini, tapi gw gak mencoba melihat ke dalam diri gw , namun hari ini Gw menyadari apa yang salah dalam diri gw .

Gw juga kadang bisa menjadi pemilih dalam hal memilih pasangan, namun hari ini gw membaca sebuah artikel yang sangat menyentak gw, dmana seorang yang tidak mendapatkan pasangan karena ia sudah memberikan beberapa criteria untuk menjadi pasangannya. Kemudian ia berdoa mengapa tuhan tak kunjung memberikan pasangan untuknya? Dan TUHAN pun menjawab “adalah suatu ketidak benaran bagiku untuk memenuhi keinginanmu karena aku tidak dapat memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam” , “ adalah lebih baik jika aku memberikan kepadamu seseorang yang aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulang dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu” 

Gila gw merinding baca artikel ini, kadang gw memang mematok mau seperti apa pasangan gw tanpa gw melihat ke dalam diri gw. Haah gw gak mungkin bersama dengan orang yang sangat low profile jika gw masih bersikap seperti sekarang, inilah sebuah alasan yang membuat gw lega. Gak ada maksud apa apa gw menulis ini, gw Cuma mau share kepada semua temen – temen terbaik gw dan juga gw mau jujur sama diri gw sendiri, bahwa sudah saatnya gw berubah dan gak menjadi Fabian yang seperti sekarang ini, god has sent me one thing that can makes me aware about myself dan gw sangat berterima kasih untuk itu. Dengan menulis ini, semua sudah jelas dan gw gak akan lagi berusaha untuk mencoba untuk mendapatkan apa yang gw mau dulu, tapi yang jadi tujuan sekarang adalah bagaimana gw harus bisa merubah diri menjadi lebih baik lagi , and to become a better man.

Thx buat temen temen gw yang udah sangat sayang pada gw, nicky, you are the best bro… lo adalah orang yang selalu tau kalo gw ada sesuatu dan bertanya pada gw, zul, thx walo lo tolol – tolol di kelas, tapi it means a lot buat gw, sari.. thx buat semua waktu yang lo luangkan buat dengerin gw, angeline thx buat segala dukungan lo buat gw dan support lo, angela, yang omongannya selalu bisa menyentak gw, buat sienni , orang yang omongannya super pedes, tapi itu membuat gw melek dan bisa melihat realita di depan mata gw, dan terakhir buat orang yang udah membuat gw sadar akan siapa diri gw. Dan mulai besok gw akan mencoba memulai kehidupan baru gw untuk menjadi orang yang lebih baik. Dan gw meminta maaf atas semua yang sudah gw lakukan ,, doakan agar gw menjadi sesuatu yang lebih baik lagi

Just another confession of a broken glasses
waiting for your call I’m sick, call I’m angry, call I’m desperate for your voices
– “secondhand serenade|your call

Pw.7 --- 08/04/09

0 komentar:

Post a Comment