Silver Strand
an Ending it's not an ending, it's a beginning
Dalam sebuah perbincangan yang cukup hangat dalam rapat intern beberapa hari yang lalu, gw merasakan sesuatu hal yang cukup berbeda yang gw temukan di dalam diri gw. Di dalam perbincangan tersebut gw dituntut untuk jujur melihat fenomena yang ada dan terjadi pada anak muda termasuk diri gw sekarang ini. Akhirnya dalam perbincangan tersebut gw merasa bahwa memang masih ada satu hal yang membuat gw blom bisa berkembang lebih pesat lagi, kesulitan untuk menghargai orang lain. Hal ini adalah suatu penyakit turun temurun yang ada dalam darah setiap masyarakat perkotaan , apalagi kota besar seperti kota Jakarta ini. Dimana tingkat persaingan sangat lah ketat dan kejam.
Akhir – akhir ini gw cukup merasa terbebani dengan berbagai aktifitas yang tidak kunjung henti , silih ganti berdatangan untuk diselesaikan , dan yang terakhir ini adalah dipercaya menjadi sebuah Event Head sebuah tugas , yang tergolong tugas akhir dalam dunia perkuliahan gw. Kita kaitkan dengan fenomena di atas , dimana gw harus bisa menghargai setiap individu yang ada dalam organisasi yang baru terbentuk seumur jagung ini. Gw ingin semua mengenal gw dan juga gw mencoba untuk mengenal semuanya.
Sebelum semuanya kita mulai bersama – sama , jika biasanya kita memulai sebuah acara dengan doa, maka gw ingin memulai kerja kita ke depan dengan tulisan ini yang kemudian akan menjadi dasar gw dan pegangan gw untuk memimpin sebuah project yang tergolong tidak mudah ini.
Gw sangat berterima kasih kepada temen – temen semua yang percaya banget sama gw untuk menjadi Event Head dalam project kita bersama. Sekilas tentang gw. Mengingat gw dulu, seorang anak bandel yang tiap pulang sekolah kerjaannya Cuma maen CS (Counter Strike ) di warnet hingga gw beberapa kali diusir dari rumah , bahkan sampe baju gw udah dilempar gt keluar dari rumah. Sekarang gw adalah seorang anak kuliah dengan major PUBLIC RELATIONS yang punya impian ingin memiliki sebuah PR consultant group dalam bidang travel and tourism, bahkan impian liar gw lagi itu gw pengen jadi PR team dari Barrack Hussein Obama, presiden ke 44 amerika serikat, hahaha kayak gak mungkin.
Mengingat – ingat gw yang dulu , gw gak pernah ngebayangin kalo gw bisa jadi seperti sekarang, seorang yang mungkin bisa menjadi teman yang baik, bisa menjadi orang yang di percaya oleh temen – temen semua yang tergolong pinter lah dalam dunianya. Gak mungkin gw pernah bermimpi menjadi seperti sekarang. Impian gw terhadap dunia PR dimulai ketika gw berumur 13 tahun, yang secara kelas itu gw kira kira kelas 2 smp. Pada saat itu gw mau pergi ke sebuah acara di Singapore, dan itu adalah kali pertama gw menginjakkan kaki gw di bandara international soekarno hatta, dan juga pertama kali gw naik pesawat. Pada ketika gw sampai di bandara, gw gak bisa ngomong, gw diam seribu bahasa, sampe – sampe nyokap bokap gw nanya, “kamu kenapa?? Sakit??”. Gw diem bukan karena gw gugup , gw sakit ato apapun, tapi di hati gw ada sesuatu yang bergejolak membuat badan gw panas, yaitu gw merasa excited dan keren berada di bandara, gw melihat berbagai orang asing dengan aksennya yang asing berbincang – bincang dengan beberapa eksekutif muda Indonesia dan memasuki sebuah taxi silver bird. Disitu gw merasa, ini adalah dunia gw, karena gw sangat suka bisa bertemu dan berbincang dengan berbagai macam orang, kemudian seketika gw mendengar celetukan dari orang yang duduk di sebelah gw bahwa orang yang barusan berbincang adalah seorang PR (PUBLIC RELATIONS), rasa ingin tahu gw kepada banyak orang itulah yang kemudian membuat gw berpikir gw ingin menjadi seorang PR. Setelah kejadian itu gw selalu mencari tahu tentang pekerjaan ini, seluk beluknya , dan bagaimana menjadi seorang PR sejati. Inilah saat – saat dimana gw menemukan apa impian gw sebenarnya. Dan itu yang kemudian menuntun gw bisa masuk ke LSPR dan menjadi seperti sekarang ini. namun dalam sebuah notes gw , gw pernah menyebutkan bahwa "behind every great man there's a great women" dan gw selalu percaya itu, mungkin semua pada tau apa yang menimpa gw dalam "love life gw" grrr hahaha namun itu juga salah satu faktor yang membuat gw menjadi seperti sekarang ini, tetep struggle dan tetep hadir menjadi seorang co.. namun belakangan ini you know what "i am feeling that i am going to find one" haahaha * intermezzo
Hari ini gw senang banget karena seorang temen gw SARI menulis sebuah tulisan yang sangat bagus mengenai kesadarannya terhadap dirinya dan bagaimana ia merubahnya. Kemudian kita kaitkan lagi dengan menghargai orang lain, jujur gw ingin project ini akan menjadi sebuah project yang berhasil untuk kita semua dan kemudian menjadikan portfolio untuk kita semua.
Dalam dunia music Indonesia, ada sebuah lagu yang menurut gw luar biasa yaitu laskar pelangi nidji dimana di kalimat awalnya “Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukan dunia”.
Dan mari kita pegang ini bersama sama agar dalam melaksanakan project ini , kita memiliki mimpi kita masing – masing yang kemudian akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa juga, mungkin project ini akan menjadi project perpisahan kita, yang sudah 2 tahun bersama – sama, namun kalo gw percaya bahwa project ini adalah sebuah awal untuk kita mencapai mimpi kita masing – masing
Bravoooo 10-2c
Pw.7
0 komentar:
Post a Comment